Kapan kemungkinan hamil?

Ovulasi biasanya terjadi 14 hari setelah masa menstruasi. Namun, jika siklus menstruasi Anda kurang atau lebih dari 28 hari, masa ovulasi juga bisa berubah.

Dalam setiap siklus bulanan, tubuh menangani semua peristiwa yang diperlukan untuk hamil.

Suhu tubuh Anda turun dan naik tepat sebelum ovulasi. Sehari setelah suhu tubuh naik adalah masa paling subur bagi Anda.

Perubahan juga terjadi di rahim Anda. Agar sperma lebih mudah bergerak dan mencapai sel telur, rahim Anda menjadi licin dan melar.

Selama ovulasi, kelenjar robek dan sel telur dilepaskan. Berbagai hormon ikut bermain setelah ovulasi. Perubahan diamati dalam jumlah progesteron dan estrogen. Inilah yang terjadi di tubuh Anda dan kemungkinan hamil menurut siklus 28 hari.

1-5. Hari

Periode: Periode menstruasi

Tingkat hormon: Normal

Suhu tubuh: Normal

Sekresi uterus: Perdarahan menstruasi

6-9. hari

Periode: Kesuburan relatif rendah

Tingkat hormon: Normal, estrogen mulai meningkat sementara FSH menurun.

Suhu tubuh: Normal

Sekresi uterus: Kering, tidak ada sekresi

10-12. hari

Periode: Periode yang relatif subur

Tingkat hormon: Estrogen naik secara tiba-tiba.

Suhu tubuh: Mulai turun.

Sekresi uterus: terlihat sekresi lembab, lengket, putih dan keruh.

13-15. hari

Istilah: PERIODE PUPUK!

Tingkat hormon: peningkatan hormon LH dan FSH secara tiba-tiba

Suhu tubuh: Jatuh dan naik secara tiba-tiba.

Sekresi uterus: Basah, licin, kencang dan bersih

Ovulasi terjadi, sel telur dilepaskan dari ovarium.

16-19. hari

Zaman: Relatif subur

Tingkat hormon: LH dan FHS kembali normal, estrogen menurun, progesteron meningkat

Suhu tubuh: sedikit di atas normal

Sekresi uterus: Lembab, lengket, putih dan keruh

20-28. hari

Periode: Periode tidak subur

Tingkat hormon: Estrogen dan progesteron sangat tinggi tetapi akhirnya menurun.

Suhu tubuh: Ini kembali normal.

Sekresi uterus: Sekresi kering dan sedikit terlihat.

Tulisan Terbaru