Bagaimana kefir dibuat?

Kefir kini menjadi produk yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di pasaran. Namun saya tidak mau beli kefir yang sudah jadi, kalau dibilang saya akan bikin sendiri solusinya gampang. Anda juga bisa membeli biji kefir dari toko grosir besar atau ahli herbal.

Bahan:

1 liter susu

1 sendok makan kefir

Toples kaca

Saringan plastik

Membuat kefir di rumah

Pertama, rebus susu dan keluarkan krim dari dalamnya. Kemudian tambahkan butiran kefir ke dalam susu. Pastikan wadah yang Anda gunakan bukan dari logam. Aduk rata dengan sendok kayu. Tutupi wadah Anda dengan kain bersih. Biarkan susu selama 2 hari di lingkungan yang gelap pada suhu 20-25 ° C. Selama ini, susu akan menggumpal. Saring susu fermentasi ini dengan saringan plastik atau kain katun tipis. Jika mau, Anda bisa mengonsumsi kefir dengan cara ini atau menambahkan biji-bijian buah ke dalamnya.

Berapa lama saya harus mengonsumsi kefir?

Anda dapat menyimpan kefir di lemari es, tetapi Anda harus mengkonsumsinya dalam dua hari.

Ada beberapa metode untuk menyimpan biji kefir:

Didinginkan: Untuk menyimpan butiran kefir hingga menyeduh berikutnya, anda dapat menggunakan wadah non logam dan menaruhnya di lemari es dengan air minum bersih hingga 1 jari diatas atasnya.

Di dalam freezer: Jika Anda ingin menyimpannya dalam waktu yang lama, Anda dapat membekukannya. Namun jangka waktu yang lama ini hanya sekitar 2 bulan.

Dengan mengeringkan: Anda bisa mengeringkan ragi kefir agar tahan lebih lama. Dengan demikian, dapat disimpan untuk jangka waktu 12 hingga 18 bulan.

Manfaat kefir:

Membantu pencernaan: Ini mengatur flora usus. Ini berkontribusi pada pencernaan dan penyerapan nutrisi. Ketika mikroorganisme menguntungkan ini berkurang di usus, diare, sembelit dan gangguan penyerapan dapat terjadi, sedangkan kefir membantu mencegah masalah ini dengan mikroorganisme alami di dalam kandungannya.

Memperkuat kekebalan: Beta-karoten mendukung sistem kekebalan tubuh, mencegah reproduksi zat toksin yang terkumpul di dalam tubuh dan menghancurkan mikroorganisme yang melemahkan sistem kekebalan.

Mencegah sakit maag: Ini membantu menghancurkan bakteri bernama "helicobacter pylori" yang menyebabkan sakit maag.

Memperkuat tulang: Mendukung perkembangan tulang dengan tingginya jumlah kalsium yang dikandungnya, kefir secara efektif merespon kebutuhan kalsium yang terus meningkat pada anak-anak dan lansia. Jika 2 gelas kefir dikonsumsi setiap hari, rata-rata 60 persen kebutuhan kalsium harian tersedia.

Memperbaharui sel: Berkat kandungan vitamin E dan seleniumnya yang kaya, kefir adalah antioksidan yang kuat. Ini membantu pembaruan sel dengan mencegah pembentukan dan reproduksi zat racun yang menyebabkan kerusakan sel.

Menyeimbangkan gula darah: Kefir, seperti probiotik lainnya, memberikan pencernaan protein dan lemak dengan mudah. Dengan indeks glikemiknya yang rendah, Kefir bertahan di perut untuk waktu yang lama, memberikan rasa kenyang dan meningkatkan gula darah nantinya.

Ini mengurangi gas perut: Fermentasi asam laktat memfasilitasi pencernaan dan mengurangi gas di perut.

Melindungi dari depresi: Ini menenangkan saraf dan mengurangi depresi dengan asam amino triptofan dan vitamin B yang dikandungnya. Menyediakan tidur malam yang nyaman dan damai dengan sifat relaksasi dan pemicu tidurnya.

Tulisan Terbaru