Hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama kehamilan

Ibu hamil memiliki banyak tanda tanya di benak mereka selama kehamilan. Pertanyaan seperti bagaimana saya harus diberi makan, latihan apa yang harus saya lakukan, membingungkan. Banyak hal yang perlu dilakukan untuk kesehatan ibu dan bayi selama hamil. Tapi orang tidak boleh melupakan larangan.

Spesialis Ginekologi dan Kebidanan Op. Dr. Tamer Sözen menjelaskan apa yang tidak boleh dilakukan selama kehamilan.

• Kaus kaki atau celana ketat yang tidak menutupi area perut dan tidak menekan rahim harus lebih disukai. Karena akibat tekanan, banyak ibu hamil yang mengalami kesulitan bernapas saat berbisnis, berjalan, atau bahkan berbicara.

• Tempat dengan panas berlebih seperti pemandian Turki, sauna, dan mata air panas harus dihindari. Karena nilai suhu yang tinggi dapat menimbulkan efek teratogenik yang dapat menyebabkan kecacatan terutama pada 3 bulan pertama perkembangan organ bayi.

• Terlalu banyak kopi atau teh tidak boleh dikonsumsi. Terutama kafein dalam kopi bisa sangat berbahaya bagi ibu hamil. Anda bisa minum kopi Turki atau kopi filter sehari. Kopi tanpa kafein dapat dikonsumsi dengan lebih mudah. Teh (termasuk teh buah) bisa diminum sepuasnya, jika tidak berlebihan.

Konsep "Anda harus makan untuk dua orang" sangatlah salah. Keadaan ini merusak kesehatan ibu dan bayi serta mempersulit pengendalian berat badan. Pertambahan berat badan ideal selama hamil adalah 12 kg.

• Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan alkohol dan merokok. Merokok dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan atau keguguran dan kelahiran prematur. Jika diminum dengan cara ketergantungan alkohol, ini dapat menyebabkan sindrom alkohol janin.

• Latihan tidak boleh dilakukan tanpa berkonsultasi dengan profesional. Sebaliknya, berjalan atau berenang membantu orang hamil tidur lebih nyenyak dan membangun stamina serta daya tahan.

• Makanan olahan (sosis, salami, sup instan, keripik, kembang gula…) dan produk toko makanan mentah tidak boleh dikonsumsi.

• Mengabaikan minum air adalah salah satu kesalahan terbesar. Cairan ketuban tempat bayi berada adalah struktur yang terus memperbarui dirinya sendiri. Meskipun air minum tidak meningkatkan cairan ketuban, manfaatnya yang dinilai terlalu tinggi harus dipertimbangkan. Jika memungkinkan, konsumsi air sebanyak 2,5 liter per hari.

• Selama hamil, ibu harus menghindari terlalu banyak gula dan makanan manis. Gula yang berlebihan dapat menyebabkan keguguran dan kematian bayi karena diabetes gestasional, dan memaksa ibu selama persalinan sehingga menyebabkan berat badan bayi saat lahir meningkat.

• Berkeringat dan keputihan meningkat karena kehamilan. Oleh karena itu, mandi setiap hari dapat melegakan calon ibu sekaligus menjaga kebersihan.

Tulisan Terbaru