Makanan untuk mengontrol psoriasis

Psoriasis bukanlah masalah kulit, melainkan penyakit bawaan. Penyakit ini mungkin terkait dengan sistem kekebalan yang terlalu aktif, peradangan kronis, dan usus bocor. Masalah gastrointestinal ini dapat bermanifestasi sebagai migrain, nyeri sendi, eksim, dan psoriasis. Mengidentifikasi pemicu makanan, membersihkan usus, dan menyembuhkan usus sangat penting untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Ini juga memainkan peran utama dalam penyembuhan kulit dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sebagai hasil penelitian untuk memahami hubungan antara nutrisi dan psoriasis, terbukti bahwa beberapa makanan membuat gejala psoriasis menjadi lebih baik atau lebih buruk. Makanan yang mengurangi gejala psoriasis…

Hindari sayuran yang dikupas

Sayuran yang dikupas seperti kentang, tomat, paprika, dan terong dapat meningkatkan peradangan dan memperburuk gejala psoriasis. Dalam sebuah penelitian terhadap 1.200 pasien psoriasis, 51% dari mereka menunjukkan bahwa mengurangi nutrisi dalam makanan mereka memperbaiki gejala psoriasis.

Pertimbangkan suplemen

Suplemen tertentu mungkin terkait dengan gejala yang membaik. Pasien psoriasis cenderung kekurangan vitamin D dan vitamin B12. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa suplementasi vitamin D memperbaiki gejala psoriasis sepenuhnya atau sedang dalam banyak kasus. Anda bisa mengonsumsi minyak ikan, ekstrak kulit pohon pinus, ekstrak biji anggur, milk thistle, dan suplemen kunyit.

Konsumsi kunyit

Banyak sekali studi klinis yang telah dilakukan untuk membuktikan manfaat kunyit. Karena kunyit memiliki sifat kurkumin dan anti-inflamasi, penderita psoriasis dapat mengelola psoriasis dengan menambahkan kunyit ke dalam makanan mereka. Menurut para ahli, sebaiknya pilih kapsul kunyit agar bisa berpengaruh pada konsentrasi. Namun, Anda juga dapat mengonsumsi 6 hingga 8 sendok teh bubuk kunyit setiap hari untuk mendapatkan hasil yang sama dengan kapsul dan memiliki efek antiinflamasi yang diinginkan.

Potong gluten

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan psoriasis memiliki kepekaan yang lebih besar terhadap gluten. Jika Anda memiliki sensitivitas gluten, itu dapat memperburuk gejala psoriasis Anda. Selain itu, menurut penelitian, 53% pasien psoriasis telah terbukti memperbaiki kulit dengan menghilangkan gluten.

Karena tubuh melihat gluten sebagai invasif, itu menciptakan antibodi. Oleh karena itu, orang dengan sensitivitas gluten mungkin mengalami peningkatan kadar antibodi anti-gliadin. Jika Anda dapat mengurangi antibodi anti-gliadin, Anda dapat mengurangi peradangan dan gejala psoriasis lainnya.

Kurangi konsumsi protein dan susu

Ketika kami meninjau hubungan antara psoriasis dan nutrisi, kami menemukan bahwa konsumsi daging merah dan susu mengandung asam arakidonat, yang memicu psoriasis. Anda dapat memperbanyak konsumsi ikan, buah-buahan dan sayuran sebagai pengganti daging merah dan produk susu.

Pilih diet yang cocok untuk Anda

Anda dapat menghentikan gejala psoriasis dari gejala dengan diet anti-inflamasi sederhana.

Dengan pagano diet yang memiliki kandungan gula rendah seperti makanan organik, sayur mayur, ikan air dingin, Anda dapat mencegah eliminasi makanan yang sulit dicerna, makanan yang terlalu asam dan alergen makanan.

Merve Ağdağlı / Pink Pomegranate Special

Tulisan Terbaru