Pembuluh darah dan organ bayi Anda dapat terlihat melalui kulitnya yang masih tipis. Sedangkan kepalanya yang masih besar terus membesar sebanding dengan tubuhnya. Jika bayi Anda perempuan, saat ini terdapat 2 juta sel telur di ovariumnya. Bayi Anda seukuran udang dan 7,5 cm. panjangnya.

Resiko keguguran menurun!

Risiko keguguran Anda pada minggu ke-13, saat Anda mencapai akhir periode 3 bulan pertama, jauh lebih kecil dari sebelumnya. Tentunya Anda perlu berhati-hati hingga saat-saat terakhir kehamilan. Namun, karena probabilitas rendah berkurang, Anda bisa sedikit rileks. Diketahui bahwa gejala kehamilan seperti mual dan kelelahan, yang umum terjadi pada trimester ke-2, berkurang.

Libido Anda Meningkat

Selama periode ini, mungkin ada aktivitas dalam kehidupan seksual Anda. Anda mungkin mengalami peningkatan libido dan lebih banyak kesenangan dari hubungan seksual. Ini karena peningkatan pembuluh darah dan kepekaan di dalam rahim. Seks saat hamil bukanlah situasi yang akan merugikan bayi. Kantung ketuban dan otot rahim yang kuat di sekitar bayi melindungi bayi Anda dari infeksi dan pukulan. Sangat penting untuk membicarakan masalah ini dengan dokter Anda. Faktanya, dalam beberapa kasus luar biasa, dokter Anda akan meminta Anda untuk istirahat dari kehidupan seksual Anda.

Berikut situasi-situasi ini:

  • Plasenta previa (Plasenta lebih rendah dari biasanya, di dekat serviks.)
  • Perdarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan dan keputihan yang tidak normal
  • Kram perut
  • Insufisiensi uterus, menjadi terlalu sempit atau lebih lemah dari biasanya
  • Bulu kemaluan
  • Penyakit menular seksual

3 pertanyaan penting tentang kehamilan

1. Berapa banyak kalori yang harus saya makan setiap hari?

Cukup mengonsumsi 300 kalori ekstra sehari saat Anda hamil. Menghitung kalori juga penting untuk menurunkan berat badan setelah kehamilan. Anda bisa memilih beberapa potong roti gandum dan segelas susu sebagai camilan.

2. Berapa banyak vitamin / mineral yang harus saya konsumsi?

Protein, kalsium dan zat besi adalah 3 nilai gizi terpenting untuk tumbuh kembang bayi selama periode ini.

Protein: 71 gram protein per hari sudah cukup. Daging, telur, kacang-kacangan, kacang tanah, dan produk susu merupakan sumber protein yang baik. Mengkonsumsi ikan juga sangat penting untuk asupan protein dan omega-3.

Besi: Mengonsumsi 27 mg zat besi setiap hari melindungi Anda terutama dari anemia defisiensi besi. Zat besi ditemukan dalam makanan hewani, dan zat besi dari sumber hewani lebih mudah diserap oleh tubuh daripada sumber nabati. Jika Anda seorang vegetarian, makanan seperti bayam dan lentil adalah salah satu sumber zat besi.

Kalsium: Mengkonsumsi 4 porsi produk susu akan memungkinkan Anda mendapatkan 1000 mg kalsium per hari. Bayi Anda membutuhkan kalsium untuk perkembangan tulang dan gigi. Jika Anda tidak mendapatkan cukup kalsium, bayi Anda akan mendapatkan apa yang dibutuhkannya dari tubuh Anda dan jumlah kalsium yang tersimpan di tulang Anda akan berkurang.

3. Saya mengonsumsi vitamin, haruskah saya tetap berhati-hati dengan apa yang saya makan?

Pasti ya! Vitamin yang Anda ambil berfungsi untuk mengisi kekosongan dalam makanan Anda. Dengan kata lain, tidak ada gunanya makan yang tidak sehat dan mengonsumsi vitamin. Selain itu, vitamin tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan kalsium harian. Vitamin tidak akan membantu melawan gangguan pencernaan dan kembung, yang merupakan masalah yang Anda hadapi selama periode ini. Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan mengonsumsi buah dan sayuran berserat.

Kegiatan minggu ini:

Bagikan perspektif Anda tentang mengasuh anak dengan pasangan Anda minggu ini. Masing-masing dari Anda membuat daftar dan membandingkan bagaimana orang tua Anda memperlakukan Anda. Dengan cara ini, Anda dapat menempatkan diri Anda sebagai orang tua dan memutuskan bagaimana berperilaku lebih baik.

Sumber: Babycenter.com

Tulisan Terbaru