Apa itu tonsilitis?

Amandel adalah organ yang terletak di kedua sisi tenggorokan di bagian belakang lidah yang menghasilkan sel yang membantu tubuh melawan mikroba dengan menangkap mikroba berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Sel-sel ini langsung membunuh mikroba itu sendiri atau menghasilkan beberapa zat yang memungkinkan mikroba untuk dibunuh. Beberapa mikroba yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dimusnahkan meskipun dengan efek amandel dan menyebabkan peradangan pada amandel dengan memperbanyak diri di amandel. Mereka menyebabkan pembengkakan (pembesaran) amandel, kemerahan, dan terkadang penumpukan nanah pada amandel. Kondisi ini disebut pembengkakan amandel (tonsilitis).

APAKAH KELUHAN TONSILIT ITU?

Tingkat keparahan penyakit dapat bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh orang tersebut. Semua atau beberapa gejala berikut dapat ditemukan pada tonsilitis;

Sakit kepala, demam (hingga 39-40 derajat), sakit tenggorokan, kesulitan menelan, menggigil, menggigil, sakit telinga, lemas, rasa tidak enak badan, nyeri yang meluas di tubuh, nyeri sendi, Kehilangan nafsu makan, Bau mulut, Perubahan suara

Pada anak-anak, mual, muntah, dan sakit perut juga bisa menyertai hal ini.

GEJALA TONSILITAS

Amandel membengkak, merah, memiliki endapan inflamasi, bengkak, nyeri tekan, pada kelenjar getah bening di leher.

BAGAIMANA PENGOBATAN TONSILIT?

Biasanya penyakit ini membatasi dirinya sendiri dalam 7-8 hari. Asupan cairan yang cukup dan perawatan mulut yang tepat sangat penting. Berkumur dengan obat kumur antiseptik sudah cukup untuk perawatan mulut. Selain itu, antibiotik diberikan kepada mereka yang diduga harus istirahat di tempat tidur, asupan cairan yang cukup, pereda nyeri, antipiretik dan infeksi bakteri.

Pemberian antibiotik untuk infeksi bakteri secara signifikan mengurangi sakit kepala, demam dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Selain itu, komplikasi seperti kemungkinan demam rematik akut (Radang Jantung Rematik) atau glomerulonefritis akut (radang ginjal) dapat dicegah.

Tulisan Terbaru