Apa salahnya mengonsumsi kopi secara berlebihan?

Apa itu kopi?

Benih tanaman tropis dari spesies Coffea yang disebut madder disebut biji kopi. Minuman yang diolah dari biji kopi disebut kopi. Kopi sebenarnya adalah inti dari buah pohon. Meskipun ada banyak jenis pohon kopi, ada dua jenis yang paling umum digunakan: kopi arab dan robusta.

Dimana kopi diproduksi dan bagaimana tahapan produksinya?

Kopi Arab saat ini sebagian besar diproduksi di Amerika Latin, sedangkan Robusta diproduksi di Afrika Timur dan Madagaskar.

Setelah buah kopi dipisahkan dari kulitnya, muncul biji kopi berwarna kekuningan. Ini melalui tahapan pemanggangan sesuai dengan fitur produksinya. Proses pemanggangan ini bervariasi sesuai dengan tujuan pembuatan kopi. Proses pencampuran diterapkan setelah pemanggangan. Tujuan pencampuran kopi adalah untuk menciptakan dan mengatur aroma dan rasanya.

Apa salahnya konsumsi kopi berlebihan?

Meski konsumsi kopi memiliki banyak manfaat, namun konsumsi berlebihan bisa berdampak serius. Konsumsi kopi yang berlebihan bisa berbahaya bagi tubuh, mulai dari kesehatan jantung hingga tekanan darah, penyakit perut hingga diabetes, kesuburan hingga migrain.

Berbahaya bagi kesehatan jantung

Karena kafein yang terkandung dalam kopi, mungkin memiliki efek mengganggu irama jantung. Irama jantung yang tidak teratur dapat menyebabkan banyak masalah jantung seperti takikardia, terutama jantung berdebar-debar. Itu sebabnya para ahli menganjurkan agar pasien jantung membatasi konsumsi kopi mereka.

Dapat menyebabkan tekanan darah tinggi

Konsumsi kopi yang berlebihan meningkatkan tekanan darah, seperti yang dinyatakan dalam banyak penelitian. Tekanan darah, dengan kata lain peningkatan tekanan darah dapat menyebabkan masalah serius dalam hal kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Itu bisa membahayakan kesehatan perut

Karena kopi meningkatkan sekresi asam lambung, itu dapat meningkatkan keparahan penyakit perut seperti maag.

Penderita diabetes mungkin perlu menggunakannya dengan hati-hati.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi setelah kenaikan gula darah pada waktu makan meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Namun, sebagai hasil penelitian tersebut, ada juga ahli yang menyatakan bahwa tidak ada cukup bukti bahwa kopi saja dapat meningkatkan gula darah. Oleh karena itu, penderita diabetes mungkin perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi kopi untuk berjaga-jaga.

Dapat memicu migrain

Karena efek stimulasi dari ramuan yang ada di dalam kopi, ternyata juga bisa memicu sel darah di otak dan menyebabkan migrain. Oleh karena itu, tidak boleh dilupakan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya migrain.

Meningkatkan risiko osteoporosis

Dapat mencegah penyerapan zat seperti kafein, zat besi dan kalsium yang terkandung dalam kopi oleh tubuh. Karena menyebabkan kalsium dikeluarkan melalui urin, hal ini juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

Dapat menurunkan kesuburan

Telah dinyatakan oleh para ahli bahwa kafein dalam kandungan kopi dapat menurunkan tingkat kesuburan. Namun, pada pria, disarankan agar kafein dapat memperkuat sperma karena efek rangsangannya.

Tulisan Terbaru