Bagaimana seharusnya nutrisi bayi baru lahir?

Berapa lama sebaiknya menyusui setelah bayi lahir?

Jika memungkinkan, harus disusui dalam setengah jam pertama dan selambat-lambatnya 1 jam. Karena nantinya bayi akan ingin tertidur dan akan sulit membangunkan bayi. Bayi harus disusui setiap 2-3 jam di hari-hari pertama. Jika tidurnya melebihi 3-4 jam, dia harus dibangunkan dan disusui. Setelah 2-3 minggu, dia akan merasa lapar dan ingin bangun dan menyusu.

Bolehkah mulai makan dengan kekhawatiran "ASI saya tidak keluar"?

Selama bayi diposisikan dan disusui dengan benar, tidak ada yang namanya ASI tidak keluar. Namun pada ibu dengan kecemasan postpartum, kecenderungan pemberian susu formula dapat terjadi karena adanya ketakutan bayi akan kelaparan. Untuk itu, sangat penting untuk mendukung ibu, memberikan pelatihan konselor ASI dan dukungan psikologis kepada ibu.

Bagaimana cara reproduksi ASI?

Minum cukup cairan dan istirahat adalah faktor terpenting. Cukup minum 2-3 liter air atau minuman cair sehari.

Kapan keluhan gas dimulai?

Kami menyebut tangisan tidak masuk akal yang terlihat pada bayi sehat kolik (sakit perut). Ini dimulai ketika bayi berusia 2-3 minggu, mencapai puncaknya dalam 4-6 minggu, dan sebagian besar lewat setelah bulan ke-3 dan ke-4. Itu sering memanifestasikan dirinya di malam hari dalam bentuk mantra tangisan yang tak terbendung.

Bagaimana kita tahu bahwa bayi kembung?

Ada kegelisahan yang terus-menerus dan keinginan untuk menghisap ibu agar rileks. Keinginan ini bukan untuk memberi makan, tetapi untuk menenangkan diri. Bayi yang berlebihan bisa muntah karena mendapat ASI yang melebihi kapasitasnya. Perut bisa membengkak, dan bayi mencoba mengeluarkan gas dengan menarik kakinya ke perut. Periode ini terkait dengan krisis menangis. Biasanya terjadi pada sore dan malam hari dalam bentuk jeritan tiba-tiba.

Bagaimana cara mencegah gas pada bayi?

Jika ibu menyusui bayinya, sebaiknya jauhi makanan yang menyebabkan kembung. Bawang bombay, kacang-kacangan, kembang kol, brokoli, makanan biji-bijian, kubis, jeruk, lemon, grapefruit dapat menyebabkan gas. Minuman berkafein, coklat, dan teh juga bisa menyebabkan gas. Ketika beberapa ibu yang memiliki sifat alergi mengkonsumsi makanan yang mengandung susu sapi, gejala alergi seperti kembung yang berlebihan, diare, ruam kulit, pilek dan batuk dapat terjadi pada bayi. Dalam hal ini, ibu menyusui harus meninjau ulang pola makannya sendiri dan menjauhi makanan dan minuman ini untuk sementara waktu. Setelah setiap menyusu, gas bayi harus dikeluarkan. Ketika ada sakit perut, orang tua harus menyenandungkan lagu pengantar tidur dan membiarkan bayi berjalan di pangkuan mereka. Gerakan ritmis dan suara yang terus-menerus (seperti suara penyedot debu atau pengering rambut) bisa menenangkan.

Tulisan Terbaru