Mengapa bulu dagu tumbuh?

Rambut dagu adalah masalah yang sangat umum terjadi pada wanita. Meski beberapa helai rambut di area dagu normal, terkadang hal itu bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang serius. Berikut penyebab utama munculnya rambut di area dagu:

Faktor genetik

Jika Anda sangat berbulu, itu mungkin karena gen Anda. Jika ibu atau nenek Anda mengidapnya, kemungkinan besar hal itu juga terjadi pada Anda.

Ketidakseimbangan hormon

Hormon Anda bisa menjadi penyebab hal-hal abnormal yang terjadi di tubuh Anda. Rambut dagu adalah salah satunya. Alasan situasi ini mungkin karena kelebihan hormon pria.

Usia

Seiring bertambahnya usia wanita, mereka mulai mengeluarkan lebih sedikit estrogen (hormon wanita). Oleh karena itu, pertumbuhan rambut bisa dimulai sejak masa menopause.

Sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik adalah salah satu alasan mengapa bulu dagu harus dianggap serius. Sindrom ovarium polikistik berdampak besar pada kesehatan reproduksi dan hormon. Jika Anda mengalami masalah seperti haid tidak teratur, berat badan turun, kemandulan, kista ovarium dengan bulu dagu, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Sindrom Cushing

Bulu dagu berlebih terkadang bisa mengindikasikan sindrom cushing. Sekresi hormon stres kortisol yang berlebihan memicu sindrom cushing. Tanda kerutan pada kulit, penambahan berat badan, dan diabetes tipe 2 dapat dikaitkan dengan sindrom cushing. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Hiperplasia adrenal kongenital (kongenital)

Hiperplasia adrenal kongenital, yang sangat jarang dan biasanya didiagnosis saat lahir, dapat menjadi penyebab munculnya bulu rahang.

Kehamilan atau KB

Efek kehamilan pada tubuh wanita diketahui. Tidak ada alasan untuk khawatir tentang bertambahnya bulu dagu selama kehamilan. Biasanya lewat setelah lahir.

Pink Delima Spesial

Tulisan Terbaru