Laba-laba pemakan daging

Laba-laba pemakan daging, yang dikenal di kalangan publik sebagai laba-laba Ömer kuning, ditemukan di wilayah Anatolia bagian dalam, timur dan tenggara Turki. Laba-laba yang umumnya menyukai tempat-tempat gersang ini memiliki risiko yang besar bagi kesehatan manusia. Meski genus serangga ini lolos sebagai laba-laba, sebenarnya ia memiliki banyak karakteristik dengan spesies laba-laba lainnya.

Sementara laba-laba lain tidak berbahaya, laba-laba pemakan daging memakan daging, dan bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Sementara laba-laba lain takut pada spesies kalajengking, laba-laba pemakan daging memakan kalajengking. Karena laba-laba pemakan daging tidak banyak tersedia di Turki, mereka tidak begitu dikenal orang. Namun, jika Anda melihat hewan berwarna coklat muda dengan kaki panjang dan dua penjepit di kepala, kami menyarankan Anda untuk melarikan diri. Karena laba-laba pemakan daging adalah jenis laba-laba yang agresif dan melompat-lompat, laba-laba ini mungkin salah satu kemungkinan untuk menyakiti Anda.

Bagaimana rupa laba-laba pemakan daging?

Meski kaki laba-laba pemakan daging menyerupai laba-laba, namun bagian tubuhnya menyerupai kalajengking. Selain di bagian kaki, terdapat dua buah alat mirip antena di bagian bodi, kanan dan kiri. Karena matanya terganggu oleh cahaya, ia hanya bergerak di malam hari. Itu bisa melipat 1,5 kilo meter per jam. Mereka dikatakan tidak beracun, tetapi gigitan rahangnya yang kuat sangat menyakitkan.

Untuk mengembalikan sifat-sifat terburuk ke sarang mereka yang halus, orang-orang mencabut beberapa helai rambut mereka saat mereka tidur, yang merupakan sifat mereka yang paling mengganggu. Ada berbagai legenda tentang makhluk ini.

Laba-laba pemakan daging berlari dengan kecepatan 40 km per jam dan merupakan hewan yang sangat cepat. Untuk alasan ini, dikatakan bahwa laba-laba pemakan daging membuat suara tangisan anak-anak yang menjerit saat berlari.

Laba-laba pemakan daging (apa yang dimakan laba-laba Omar kuning?)

Laba-laba pemakan daging (yellow omer spider) yang setinggi tangan manusia suka memakan daging makhluk seperti serangga, hewan pengerat, kadal, dan ular. Bahkan laba-laba Yellow Omar bisa berburu kalajengking.

Apakah laba-laba pemakan daging melepaskan racun saat menggigit?

Makhluk yang digigit laba-laba pemakan daging biasanya tidak bisa melarikan diri, alasan terpentingnya adalah karena serangga tersebut meninggalkan zat narkotika pada kulit yang disengatnya. Setelah bisa mulai menyebar ke tubuh makhluk itu, ia menjadi tidak bisa bergerak, dan dengan cara ini berhasil memakan mangsanya.

Apakah laba-laba pemakan daging membahayakan manusia?

Laba-laba pemakan daging bukanlah jenis serangga yang merugikan manusia pada umumnya. Namun, jika ditemukan di dekat Anda dan Anda tidak menyadarinya saat mulai berkeliaran di kulit Anda secara tidak sengaja, hal itu dapat menimbulkan bahaya bagi Anda. Serangga ini, yang memiliki ciri menemukan vena, dapat menyebabkan kematian bahkan dengan menusuk vena jugularis Anda dengan penjepitnya.

Apa yang harus dilakukan jika pemakan daging digigit?

Jika Anda pernah terkena gigitan laba-laba pemakan daging, Anda bisa mengoleskan pengobatan amonia pada area yang digigit sebelum pergi ke dokter. Jika amonia tidak dioleskan, kulit akan terus meleleh secara spontan.

Tulisan Terbaru