Apa saja gejala menopause?

Menopause adalah salah satu mimpi buruk wanita yang lebih tua. Apa menopause yang biasanya terlihat antara usia 45 dan 55? Apa gejalanya? Menopause, yang membawa banyak masalah, mengkhawatirkan semua wanita. Salah satu masalah terbesar bagi banyak wanita adalah untuk dapat memberikan jawaban yang tepat atas pertanyaan tentang apa itu menopause.

Apakah menopause itu?

Untuk menjawab pertanyaan tentang apa itu menopause, pertama mari kita perjelas apa itu menopause. Menopause terjadi pada usia tua pada wanita, tetapi tidak pernah menjadi tanda usia tua. Menopause, yang disebut dengan kematangan lebih, menandakan bahwa pendarahan yang terjadi selama masa menstruasi habis. Selama periode ini, hormon estrogen menurunkan fungsi ovarium dan berhenti total setelah beberapa saat. Menopause sering kali disalahartikan sebagai depresi. Oleh karena itu, wanita berusia di atas 35 tahun yang mengalami gangguan haid yang lama harus pergi ke dokter jika terjadi masalah yang mungkin terjadi di kemudian hari. Pada saat yang sama, wanita di atas usia 35 harus melakukan penelitian mendetail tentang apa itu menopause, dan jika perlu, konsultasikan dengan dokter tentang menopause. Menyadari subjek sebelumnya akan membantu mengatasi masalah yang mungkin terjadi selama periode menopause.

Berapa usia menopause?

Menurut penelitian, usia menopause di Turki mencakup kelompok usia di atas 45 tahun. Menurut penelitian para ahli, usia menopause bervariasi dari satu negara ke negara lain, yang menunjukkan bahwa usia menopause dapat diturunkan. Sebaliknya, jika wanita di bawah 35 tahun mengalami penghentian menstruasi, ini disebut menopause dini. Menopause dapat terjadi sebelum usia 35, dalam beberapa kasus setelah usia 55 tahun. Para ahli mengatakan bahwa periode menopause pada wanita di atas usia 55 tahun dapat membuka pintu menuju kanker rahim.

Apa saja gejala menopause?

Periode menstruasi yang tidak stabil dan menyakitkan dapat dianggap sebagai awal menopause. Pasalnya, berkat penurunan estrogen, beberapa perubahan terjadi pada tubuh. Beberapa wanita hanya mengalami berhenti menstruasi, beberapa wanita juga mengalami gejala lain. Wanita di atas usia 45 tahun harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mencari alasan psikologis untuk gejala tersebut. Karena gejala jenis ini bisa memicu penyakit jantung.

Gejala utama menopause: Rasa panas memerah, insomnia, jantung berdebar-debar, gugup, pelupa, kelelahan, nyeri sendi, perubahan suasana hati yang tiba-tiba, vagina kering, nyeri saat berhubungan seksual, gangguan konsentrasi.

Menopause dan seksualitas

Mungkin ada perubahan atrofi pada organ seksual karena perubahan pada tubuh wanita yang telah memasuki masa menopause. Akibat perubahan tersebut, keluhan nyeri dan pendarahan bisa saja terjadi saat berhubungan seksual. Namun, keluhan tersebut bisa diobati jika berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan kehidupan seksual wanita selama masa menopause:

Nyeri saat berhubungan

Kekeringan di vagina

Kesulitan mengalami orgasme

Sensitivitas menurun di area genital

Keinginan seksual menurun

Alasan utama perubahan yang terjadi selama masa menopause adalah penurunan hormon estrogen.

Perhatikan kanker rahim selama menopause!

Dengan adanya perubahan struktur tubuh, menopause dapat membawa berbagai penyakit. Oleh karena itu, wanita yang memasuki masa menopause harus menjalani pemeriksaan ginekologi setiap 6 bulan sekali terhadap kemungkinan penyakit dan tidak boleh mengganggu pemeriksaan smear, mamografi dan hormonal, bahkan setahun sekali.

Tulisan Terbaru