Apa mati rasa di tubuh?

Dapat dikatakan bahwa mati rasa adalah perubahan sensasi yang biasanya tidak terlihat di bagian tubuh mana pun. Mungkin juga ada situasi seolah-olah pihak yang cocok tidak ada. Mungkin ada mati rasa dalam bentuk kesemutan atau rasa terbakar, menyengat atau nyeri. Atau sisi itu mungkin tidak terasa saat disentuh dan seolah-olah tidak ada sama sekali di dalam tubuh.

Membedakan penyebab mati rasa
Keadaan ini bervariasi sesuai dengan area penyebaran saraf di otak, suatu kondisi yang disebut patologi tubuh yang menyebabkan mati rasa. Ketika sesuatu terjadi di korteks otak, mati rasa ini tidak terasa saat disentuh.

Tetapi jika ada sesuatu di sumsum tulang belakang, saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang, atau saraf tepi yang menyuplai otot, maka mati rasa ini bisa berkembang. Situasi ini adalah sesuatu yang dirasakan orang tersebut. Dokter luar tidak mungkin mengetahui dan memahami hal ini.

Sejalan dengan informasi yang diberikan oleh pasien, dokter melakukan pemeriksaan sensorik pada area saraf yang berhubungan dengannya. Pemeriksaan sensorik mencakup berbagai indera, baik yang dalam maupun yang dangkal. Indra di kulit berbeda, indera yang berasal dari tulang dan persendian otot berbeda.

Alasan psikologis
Terkadang ada situasi psikologis yang tidak ada dalam kenyataan, tetapi hanya orang yang mengatakan itu ada. Ini juga harus dibedakan. Pemeriksaan neurologis pasien bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, situasi ini perlu dievaluasi secara detail dengan memberi arti penting.

Terkadang terdapat beberapa ciri kejang yang berupa mati rasa akibat kejang yang disebut epilepsi pada cangkang otak, yang disebut epilepsi. Yang penting di sini adalah menentukan apakah mati rasa ini benar-benar merupakan kondisi yang penting dan mendesak, ataukah kondisi psikologis, dan bagaimana cara mengobatinya.

Pemeriksaan dan tes mati rasa



Tulisan Terbaru