Konsumsi buah malam bisa berbahaya

Dikenal dengan "Karatay Diet" yang dikembangkannya, Prof. Dr. Canan Efendigil Karatay yang menyatakan bahwa waktu dan jumlah konsumsi dapat membuat buah menjadi tidak sehat, mengatakan, "Gula pada buah-buahan dan segala jenis gula adalah racun yang manis. Jangan dikonsumsi secara berlebihan, apalagi menjelang malam."

Karatay mengatakan konsumsi buah haruslah dengan hati-hati.

Menyatakan bahwa gula buah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya perlemakan hati bahkan pada bayi, Karatay menyatakan bahwa mereka yang memiliki gangguan kesehatan harus memperhatikan jumlah fruktosa dalam buahnya.

Menarik perhatian pada tingginya kadar fruktosa dalam melon dan semangka, yang dikonsumsi di musim panas, Prof. Karatay melanjutkan sebagai berikut: "Jumlah, waktu dan bentuk konsumsi buah-buahan dapat membuat sehat atau tidak sehat bagi tubuh kita. Gula pada buah-buahan dan segala jenis gula adalah racun yang manis. Tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, apalagi menjelang malam. Misalnya makanan manis lainnya di siang hari, pisang lokal untuk sarapan pagi di musim gugur dan musim dingin dengan syarat tidak makan makanan manis itu sehat karena energinya dapat dibakar pada siang hari meskipun indeks glikemiknya tinggi.

"Konsumsi buah dengan serabutnya"

Karatay, yang menyarankan agar buah-buahan harus dikonsumsi dengan serat, memberikan informasi sebagai berikut: "Satu jeruk atau dua jeruk keprok untuk dikonsumsi bersama kacang-kacangan seperti kenari, almond, hazelnut, kacang sebagai pengganti makan siang sehat bagi tubuh bila dimakan bersama. serat. Tapi 2-3 jeruk atau 4. - Ketika 5 jeruk keprok diperas dan diminum, beban glikemiknya meningkat dan seratnya dibuang, sehingga cepat bercampur ke dalam darah dan meningkatkan gula darah dan insulin.

Tulisan Terbaru