Apa itu Hidung Berair?

Hidung meler adalah bahan seperti lendir yang keluar dari hidung.

Hidung meler biasa terjadi tetapi jarang serius. Kotoran dari sinus yang bengkak atau terinfeksi mungkin berwarna intens atau terdistorsi.

Lendir yang berlebihan bisa keluar dari hidung (postnasal drip) atau menyebabkan batuk yang biasanya memburuk di malam hari. Sakit tenggorokan juga bisa terjadi akibat keluarnya lendir yang berlebihan.

Keluarnya lendir juga dapat menyumbat saluran eustachius antara hidung dan telinga, menyebabkan infeksi dan nyeri telinga. Keluarnya lendir juga dapat menyumbat saluran sinus, menyebabkan infeksi dan nyeri sinus.

Alasan

  • Infeksi bakteri
  • Flu biasa
  • Flu
  • Demam alergi serbuk bunga
  • Cedera kepala
  • Tetes hidung
  • Radang dlm selaput lendir
  • Benda kecil di lubang hidung (terutama pada anak kecil)

Perawatan di rumah

Jaga agar lendir tetap encer, bukan kental dan lengket. Ini membantu mencegah komplikasi seperti infeksi telinga dan sinus serta penyumbatan saluran hidung Anda. Untuk mengencerkan lendir:

  • Minum cairan ekstra.
  • Tingkatkan kelembapan dengan evaporator atau pelembab udara.
  • Gunakan semprotan hidung saline.

Antihistamin dapat mengurangi jumlah lendir. Hati-hati karena beberapa antihistamin bisa membuat Anda mengantuk. Jangan gunakan semprotan yang dijual bebas selama lebih dari tiga hari dan tanpa istirahat tiga hari, kecuali jika dokter Anda menyuruh Anda.

Penggunaan antibiotik yang berlebihan

Banyak orang mengira pilek berwarna hijau atau kuning berarti infeksi bakteri yang memerlukan antibiotik. Ini tidak benar. Pilek biasa biasanya dimulai dengan hidung meler yang bening, tetapi setelah beberapa hari berubah menjadi kuning krem ​​atau hijau. Pilek biasa disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak bekerja. Pilek berwarna hijau atau kuning bukanlah tanda bahwa Anda membutuhkan antibiotik.

Kapan harus menghubungi profesional medis

  • Jika cairan berbau busuk, unilateral, atau berwarna selain putih atau kuning
  • Hidung meler setelah cedera kepala
  • Gejala yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Gejala berlangsung lebih dari 10 hari pada anak di bawah 3 tahun
  • Demam dengan pilek

Tes

Tes yang bisa diterapkan adalah:

  • Tomografi terkomputasi dari kepala
  • Foto rontgen tengkorak dan sinus

Untuk rinitis alergi, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin meresepkan antihistamin. Antibiotik hanya boleh diresepkan untuk infeksi bakteri.

Tulisan Terbaru