Apa itu Kortisol? Berapa Banyak Kortisol Seharusnya? Penyebab Tinggi dan Rendah

Hormon kortisol sangat penting bagi sistem kekebalan untuk melanjutkan fungsinya. Ini juga mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah. Untuk alasan ini, ini adalah hormon yang diperlukan. Ketika rasio kortisol meningkat, risiko besar muncul. Oleh karena itu, kehati-hatian harus dilakukan terutama saat menggunakan obat kortison dalam beberapa perawatan.

Apa itu Kortisol?

Hormon utama yang diproduksi di kelenjar adrenal dan digunakan untuk mengatur tingkat stres dalam darah disebut kortisol. Kortisol adalah hormon yang biasanya dilepaskan secara psikologis saat bahaya dirasakan. Untuk alasan ini, dapat dianggap sebagai hormon pelindung. Namun, ini adalah hormon yang berisiko jika disekresikan terlalu banyak. Umumnya, dalam kasus di mana pasien menjalani pengobatan, tingkat kortisol dalam darah dikontrol. Perhatian sangat penting saat menggunakan obat dengan tingkat kortisol tinggi.

Hormon kortisol sangat penting. Ini adalah hormon yang dilepaskan secara terus menerus dalam tubuh manusia pada siang hari. Namun, dalam situasi berbahaya, kecepatannya meningkat dan disekresikan lebih banyak.

Berapa Banyak Kortisol Seharusnya?

Saat tubuh manusia sedang sedih atau dalam bahaya, secara naluriah cenderung melindungi dirinya sendiri. Pada tahap ini, hormon kortisol di kelenjar adrenal disekresikan dan mengirimkan rangsangan ke kelenjar pituitari di otak. Pada tahap ini, hormon kortisol disekresikan sampai batas tertentu. Ukuran rasio ini sangat penting. Ini menimbulkan risiko penting jika terjadi sekresi yang berlebihan. Rasio hormon kortisol berbeda siang dan malam. Hormon ini lebih tinggi pada siang hari dibandingkan pada malam hari.

Kadar kortisol pada orang dewasa normal berada pada kisaran 0,25-0,60 mikrogram / desiliter pada pagi hari. Rasio ini mencapai kisaran 0,08-0,20 pada siang hari. Ini berangsur-angsur menurun menjelang jam malam dan berada di kisaran 0,04-0,13. Harus dalam kisaran 0,02-0,07 paling banyak saat tidur malam.

Apa Penyebab Hormon Kortisol Tinggi dan Rendah?

Jika kortisol yang cukup tidak disekresikan, kortisol rendah terjadi. Ada beberapa alasan rendahnya kortisol:

Kerusakan yang mempengaruhi kelenjar pituitari seperti tumor atau cedera kepala

Beberapa masalah kesehatan berkaitan dengan kelenjar adrenal

Operasi pengangkatan kelenjar adrenal

Kehilangan darah yang berlebihan

- Penyakit seperti TBC, ADIS

Tingkat kortisol meningkat dalam beberapa kasus. Ada beberapa alasan untuk situasi ini:

- Menggunakan obat dosis tinggi dengan kandungan kortisol tinggi

Stres dan ketegangan yang ekstrim

Pil kontrasepsi

Penyakit kelenjar adrenal

Tumor dan trauma

Sekresi hormon tiroid yang berlebihan

Tulisan Terbaru