Faktor pemicu sakit kepala

Cuaca panas:

Saat suhu udara meningkat, risiko migrain atau sakit kepala parah meningkat. Menurut penelitian terbaru, telah diamati bahwa sakit kepala meningkat 7,5% untuk setiap kenaikan 3,5 derajat. Tekanan udara rendah, biasanya terlihat sebelum hujan, memicu sakit kepala yang tidak berhubungan dengan migrain.

Wewangian yang kuat:

Betapapun indahnya, aroma dan parfum yang kuat memicu sakit kepala pada kebanyakan orang. Meskipun tidak diketahui secara pasti mengapa kita begitu sensitif terhadap bau, diperkirakan hal itu mungkin berdampak pada sistem saraf. Bau yang paling jelas menyebabkan sakit kepala adalah bau cat, debu, parfum dan beberapa jenis bunga.

Jepit rambut:

Bagaimana Anda mengumpulkan rambut Anda mungkin berhubungan dengan sakit kepala. Saat berkumpul terlalu ketat, kulit kepala Anda sakit dan rasa sakit ini bisa kembali seperti sakit kepala. Bando, topi ketat, jepit rambut yang terlalu mengencangkan rambut menyebabkan sakit kepala dan Anda akan merasa lega saat melonggarkan rambut.

Olahraga:

Olahraga berlebihan, termasuk seks, bisa menyebabkan sakit kepala. Akibat kelelahan tubuh yang berlebihan, pembuluh darah di kepala, leher, dan kulit kepala membengkak dan menciptakan tekanan. Jenis sakit kepala ini paling sering terjadi pada orang dengan kecenderungan migrain.

Duduk tidak nyaman:

Sangat penting untuk memperhatikan saat Anda duduk sepanjang hari di kantor. Duduk di kursi yang tidak nyaman menyebabkan otot tidak seimbang dalam waktu lama, menyebabkan otot di leher macet dan kemudian sakit kepala. Fakta bahwa layar komputer lebih rendah atau lebih tinggi dari yang diperlukan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi sakit kepala.

Merokok:

Merokok tidak hanya mempengaruhi perokok tetapi juga orang-orang di sekitar Anda secara negatif tentang sakit kepala. Nikotin menyebabkan pembuluh di otak menyempit sehingga meningkatkan migrain dan sakit kepala.

Tulisan Terbaru