Bahaya tidur dengan lensa!

Konjungtivitis adalah peradangan atau infeksi pada kelopak mata. Karena proses pemasangan dan pelepasan lensa, risiko konjungtivitis meningkat pada pemakai lensa kontak. Setiap kali seseorang menggosok mata atau menyentuh daerah sekitarnya, ada kemungkinan bakteri dan virus dapat menginfeksi. Tidur dengan lensa atau memakai lensa dalam waktu lama juga meningkatkan risiko berkembangnya konjungtivitis.

Penting untuk menjaga tangan tetap bersih saat memasang, melepas, atau membersihkan lensa kontak. Dengan cara ini, organisme berbahaya seperti bakteri dan virus tidak bersentuhan dengan mata. Saat lensa diletakkan, semua mikroba di permukaan bisa masuk ke mata dan berkembang biak. Semakin lama lensa kontak berada di mata, semakin lama mata terpapar.

Konjungtivitis terutama menyebabkan kemerahan pada kelopak mata dan area putih mata. Ini adalah gejala utamanya. Selain itu, burring dapat terjadi di sepanjang kelopak mata. Gejala umum lainnya termasuk hilangnya kejernihan penglihatan, nyeri pada mata, peningkatan produksi air mata, gatal pada mata atau sekitarnya, kepekaan terhadap cahaya, dan perasaan benda asing di mata.

Ketika konjungtivitis terjadi, jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, perawatan medis harus dicari dan obat tetes mata yang mengandung antibiotik harus digunakan. Faktor lain yang menyebabkan konjungtivitis bisa dibiarkan sembuh sendiri.

Namun, orang tersebut bisa menjaga dirinya sendiri. Mengompres dengan kain dingin, yang merupakan salah satu metode perawatan, membantu mengurangi banyak gejala penyakit. Tidak disarankan untuk memakai lensa kontak saat infeksi sedang berlangsung. Orang harus memakai dan membuang lensa tidur mereka sebelum konjungtivitis muncul. Dianjurkan untuk menggunakan kacamata sampai kemerahannya hilang.

Setelah konjungtivitis terjadi, tindakan dapat diambil untuk mencegah kontaminasi lensa atau wadah lensa lain. Wadah lensa bisa dicuci dengan campuran air dan cuka untuk membunuh bakteri. Jika memungkinkan, wadah lensa harus dibuang dan wadah steril baru digunakan. Tangan harus dicuci bersih sebelum memegang lensa, larutan lensa, wadah dan mata. Jika konjungtivitis dialami terus-menerus, tidur dengan olsalens tidak disarankan, bahkan dengan lensa yang dipakai untuk waktu yang lama.

Bahkan jika konjungtivitis menyebabkan tidur dengan lensa, harus diingat bahwa penyakit ini menular. Bakteri dapat dengan mudah ditularkan dengan menyentuh mata dan kemudian menyentuh permukaan lain. Anak-anak tidak boleh bersekolah saat infeksi sedang berlangsung, tanpa persetujuan dokter. Produk mata, handuk wajah tidak boleh digunakan bersama selama periode ini.

Kesehatan Segera

Tulisan Terbaru