Penyebab insomnia

Anda sangat lelah tapi tidak bisa tidur? Insomnia dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari masalah kesehatan hingga kebiasaan makan. Jika Anda bertanya-tanya tentang alasan insomnia, semua pertanyaan Anda ada di berita kami ...

Diperlukan waktu sekitar 30 menit bagi seseorang untuk tertidur. Tidur kurang dari 6 jam 3 kali seminggu merupakan indikasi insomnia. Jika Anda menghadapi masalah seperti itu, Anda harus memeriksakan diri ke dokter dan mencari pengobatan.

Obat tidur

Pil tidur yang Anda minum untuk tidur adalah salah satu faktor terbesar yang mengganggu tidur. Selain itu, kecanduan obat tidur membuat Anda tidak bisa tidur nyenyak.

Tidur siang hari

Tidur jangka pendek di siang hari membuat Anda sulit tidur di malam hari. Kegagalan tidur di malam hari membuat Anda semakin lelah dan marah di siang hari. Siklus ini bisa menjadi tidak terkendali. Orang dewasa tidak perlu tidur di siang hari, kecuali orang tua dan anak-anak. Jika Anda membutuhkan banyak tidur di siang hari, tidurlah paling banyak setengah jam.

Konsumsi kafein

Ini memiliki zat perangsang kafein, yang juga ditemukan dalam kopi dan teh. Minuman yang lebih diutamakan untuk mengawali hari di pagi hari ini menyebabkan insomnia bila dikonsumsi pada malam hari. Menurut penelitian, kafein tetap di dalam tubuh manusia selama 8 jam, hentikan konsumsi kopi dan teh di sore hari agar tidur nyenyak.

Rokok

Ini menyebabkan insomnia karena merangsang seperti merokok, kopi dan alkohol. Merokok sebelum tidur menyebabkan Anda kehilangan waktu tidur.

Jam kerja

Jika Anda mengubah jam kerja, ini mungkin penyebab terpenting dari masalah insomnia Anda. Tubuh Anda mencampurkan siklus siang dan malam, menyebabkan insomnia.

Kurangnya rutinitas

Anak-anak membutuhkan tidur di siang hari dan juga tidur di malam hari. Jika Anda mencoba mengubah pola tidur anak-anak, mereka tidak akan bisa tidur atau tidur pada saat mereka membutuhkannya. Untuk menyelamatkan anak-anak Anda dari insomnia, taruh mereka di tempat tidur pada waktu yang sama dan bangunkan mereka pada waktu yang bersamaan.

Faktor lingkungan

Jika lingkungan tempat Anda tidur bukan lingkungan yang baik, Anda mungkin mengantuk. Orang yang tidur di sebelah Anda mendengkur atau terlalu banyak bergerak dapat membuat Anda mengantuk. Selain itu, jika terdapat zat kimia atau racun di lingkungan tempat Anda tidur, hal ini dapat menyebabkan insomnia. Panas yang berlebihan, cahaya yang berlebihan, kebisingan, tempat tidur yang tidak nyaman dapat menyebabkan insomnia.

Obat

Efek samping dari banyak resep dan obat bebas adalah insomnia. Jika penyebab insomnia Anda minum obat, masalah ini tidak akan berlangsung lama. Saat Anda berhenti menggunakan obat, pola tidur Anda akan kembali ke keadaan semula.

Depresi

Orang yang depresi sering merasa lelah. Itulah mengapa depresi adalah salah satu penyebab paling umum dari insomnia. Selain itu, gangguan emosional seperti gangguan bipolar dapat menyebabkan insomnia. Jika Anda memiliki masalah insomnia, Anda harus menyelidiki apakah ada penyebab psikologisnya.

Kelelahan

Masalah seperti berdiri lama, gerakan fisik yang intens, terlalu banyak bekerja menyebabkan insomnia. Pil yang diminum siswa untuk belajar dapat menyebabkan insomnia.

Makan terlalu banyak

Makan berlebihan sebelum tidur akan menyebabkan insomnia. Anda bisa memperlancar pencernaan dengan memilih makanan ringan sebelum tidur, sehingga tubuh akan rileks dan lebih mudah tertidur. Apalagi konsumsi rempah-rempah menyebabkan gangguan tidur dengan menyebabkan perut terasa panas.

Menekankan

Hal-hal tentang pekerjaan, sekolah, kesehatan, atau kehidupan keluarga yang mengganggu pikiran Anda selama waktu tidur dapat membuat Anda sulit untuk tertidur sehingga menyebabkan insomnia.

Masalah kesehatan

Penyakit seperti kanker, gangguan jantung, penyakit paru-paru, sakit perut, tiroid, parkinson, alzheimer, nyeri sendi dapat menyebabkan insomnia, juga nyeri kronis, sulit bernapas dan sering buang air kecil mengganggu pola tidur.

Hal-hal yang harus dilakukan untuk tidur yang sehat

Kehidupan tanpa tidur tidak mungkin bagi kehidupan manusia. Anda dapat memiliki pola tidur yang sehat dengan metode berikut yang akan diterapkan selama beberapa minggu untuk hidup yang lebih sehat.

Aroma lavender

Simpan aroma lavender di kamar Anda agar tidur lebih nyenyak. Dengan efek menenangkannya, lavender akan memperlambat detak jantung dan menurunkan tekanan darah, sehingga Anda akan lebih mudah dan nyaman untuk beralih ke tidur.

Ikuti diet Mediterania

Peningkatan lemak perut menyebabkan apnea tidur. Anda dapat menyingkirkan apnea tidur dengan diet Mediterania dengan buah-buahan, biji-bijian, sayuran, dan ikan dalam jumlah banyak, serta berjalan kaki selama 30 menit setiap hari.

Pilih makanan yang tepat

Mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti kentang dan nasi saat makan malam memudahkan transisi ke tidur. Selain itu, makanan seperti yogurt, pisang, teh kamomil, susu hangat, madu, tepung oat, almond, biji rami, dan kalkun melepaskan hormon serotonin dan melatonin, sehingga Anda dapat tidur lebih nyenyak.

Membaca buku

Membaca di tempat tidur memudahkan Anda memperlambat mata dan tertidur tanpa memikirkan hal lain.

Mandi

Anda akan merasa mengantuk dalam waktu 15 menit setelah mandi air hangat.

Dengarkan musik klasik

Musik klasik memiliki efek relaksasi dan penyembuhan. Jenis dan warna suara musik memudahkan transisi ke tidur dengan merelaksasikan otak dan tubuh.

Membelai rambut Anda

Terlepas dari bagaimana, ketika seseorang merawat rambut Anda, Anda merasa mengantuk dan Anda ingin rambut itu tidak pernah berakhir. Saat Anda kesulitan untuk beralih ke tidur, Anda bisa meminta pasangan atau anggota keluarga untuk membelai rambut Anda.

Hal-hal yang harus diperhatikan di kamar tidur Anda

1- Pilih cahaya redup di kamar tidur Anda.

2- Lindungi kamar Anda dari kebisingan.

3- Gunakan warna yang akan membuat Anda rileks di dinding kamar tidur Anda.

4- Gunakan kamar tidur Anda hanya untuk tidur.

5- Kamar tidur Anda tidak terlalu dingin atau terlalu panas.

6- Tentukan pilihan kasur dan bantal Anda sesuai dengan kenyamanan Anda dan ganti bantal Anda setiap 2 tahun sekali.

Latihan untuk memfasilitasi transisi ke tidur

Bagi mereka yang memiliki masalah tidur, Anda akan memfasilitasi transisi Anda ke tidur dengan latihan pernapasan yang akan membantu Anda tertidur dalam 60 detik di Universitas Harvard.

Keluarkan semua nafasmu.

Bernapaslah melalui hidung selama 4 detik.

Tahan napas Anda selama 7 detik dan keluarkan selama 8 detik.

Ulangi metode ini 3 kali.

Dengan latihan ini, oksigen beredar ke seluruh tubuh dan melemaskan tubuh. Selain itu, stres dan masalah dalam pikiran saat mengembuskan napas juga akan hilang dari tubuh.

Tulisan Terbaru