'Bayi tidak boleh dibiarkan lapar bahkan selama 4 jam'

Dr. Spesialis Dr. Özlem Bal mengatakan bahwa bayi berusia 2 bulan sangat membutuhkan perawatan mutlak dan perkembangan yang mengancam nyawa terjadi karena rasa lapar dan haus 4-6 jam setelah ditinggal sendirian.

Berbicara kepada Anadolu Agency (AA), Bal menyatakan bahwa bayi yang meninggal karena kelaparan dan kehausan akibat ditinggal sendirian di rumah oleh ibunya saat berlibur di distrik Gölcük Kocaeli menjadi sasaran "pengabaian parah" dan bisa jadi ditampilkan sebagai contoh konsep filisida yang dikenal sebagai perilaku membunuh bayi.

Memperhatikan bahwa mungkin ada ibu-ibu yang tidak bisa menerima anaknya setelah lahir, namun jarang menjumpai bayi untuk ditinggal sendirian selama 9 hari, Bal mengatakan, “Bayi usia 2 bulan butuh perawatan mutlak, kalau dibiarkan akan ada perkembangan yang mengancam hidupnya setelah 4-6 jam. "

Madu menyatakan bahwa bayi dengan tingkat metabolisme yang tinggi rentan mengalami kehilangan cairan dan levernya tidak cukup untuk menjaga gula darah pada tingkat tertentu.

Menunjukkan bahwa bayi yang dibiarkan saja akan mengalami penurunan gula darah setelah 4 jam dan akan ada tanda-tanda kehilangan cairan, Bal mengatakan, "Kita tidak bisa memberikan jeda makan untuk bayi yang sehat, tapi ASI harus diberikan kepada bayi. dia kapan pun bayi menuntut. Bayi mungkin ingin menyusu dalam 30 menit atau setiap jam. "

"Jangan biarkan saja tanpa memberikan perawatan diri"

Merujuk pada risiko kecelakaan setiap saat, Bal mengatakan, “Kalau bayi tidak diberi makan dalam waktu 4-6 jam, kami katakan akan ada masalah kesehatan, tapi kami tidak ingin dibiarkan begitu saja selama ini. Orang tua harus selalu memantau pernapasan bayi dan mengingat bahwa bayi mungkin mengalami masalah bahkan saat tidur ".

Menyatakan bahwa sebuah keluarga boleh meninggalkan anaknya sendirian di rumah hanya setelah tamat SD dan memenuhi berbagai kebutuhannya, Bal mengatakan:

“Bagi seorang bayi, tidak pantas meninggalkan rumah sendirian. Seorang anak dapat dibiarkan sendiri jika ia dapat memperoleh keterampilan perawatan diri dan meringankan kebutuhan toiletnya serta memiliki kemampuan untuk bermanuver untuk menyelamatkan dirinya sendiri jika terjadi kecelakaan. Akuisisi Keterampilan ini dapat bervariasi dari anak ke anak, tetapi sebelum seorang anak mencapai tingkat perawatan diri, di rumah sebelum menyelesaikan sekolah dasar. tidak boleh dibiarkan sendiri. "

Özlem Bal juga menyatakan bahwa ibu yang meninggalkan bayinya di rumah dan pergi berlibur adalah seorang diri, namun beberapa ibu yang tidak menerima bayinya harus diperhatikan dengan baik oleh kerabat keluarga, “Keinginan untuk menyusui, memeluk bayinya, terus mengontrol, Tidak mencemaskan bayi mengungkapkan bahwa ibu mengadopsi anaknya. "Keinginan untuk memindahkan perawatan bayi bisa menjadi patologis. Kerabat ibu harus berhati-hati tentang hal ini,"

Tulisan Terbaru