Bagaimana cara berolahraga selama berbulan-bulan selama kehamilan?

Olahraga sangat penting bagi wanita hamil karena memberikan kesehatan bagi semua orang. Masalah terbesar selama kehamilan adalah perpindahan pusat gravitasi orang tersebut. Jika kita perhatikan gaya berat, maka hanya soal waktu saja yang melihat gangguan postur pada tulang belakang. Dalam konteks ini, disarankan agar orang tersebut melakukan olahraga dengan cara yang paling aman dan teraman di bawah pengawasan dokter spesialis dan instruktur olahraga ahli selama kehamilan. Olahraga Internasional kebugaran dan instruktur pilates Aslıhan Çızıkman menjelaskan latihan teraman dan paling efektif yang harus dilakukan selama kehamilan sesuai dengan periode kehamilan. Berikut latihan kehamilan berdasarkan bulan:

Selama 3 bulan pertama kehamilan, orang tersebut melakukan jalan ringan dan latihan peregangan punggung yang akan memperkuat tulang belakang. Selain itu, ibu hamil perlu melakukan senam seperti pilates dan yoga.

Bersepeda vertikal, berjalan kaki, latihan kelompok ringan, pilates, dan sesi yoga cocok untuk 3-6 bulan. Latihan dalam posisi terlentang selama periode ini merupakan latihan yang harus dihindari karena akan memberikan tekanan pada bayi dan membiarkan bayi tanpa oksigen. Sebaliknya, gerakan menyamping dan posisi duduk akan menjadi posisi paling andal bagi ibu dan bayi. Sebagai contoh; Latihan punggung unta kucing, berkaki empat.

6-9 bulan adalah tahap terakhir dari pembentukan bayi dan saat rahim ibu tumbuh paling besar. Pada periode ini, hanya gerakan dalam posisi duduk yang dilakukan untuk melindungi bayi, dan sangat penting untuk berpartisipasi dalam senam jalan dan sesi pilates agar proses persalinan lebih mudah dan nyaman.

Hal-hal yang harus diperhatikan selama dan setelah kehamilan

Karena kehamilan merupakan masa ketika wanita mengalami perubahan pada sistem muskuloskeletal, maka nyeri punggung dapat ditemui pada ibu. Bahkan jaringan ikat bisa kendor dan persendiannya mudah terluka. Edema di pergelangan tangan dan pergelangan kaki dapat menyebabkan carpal tunnel dan sindrom terowongan tarsal. Otot dasar panggul yang kuat penting untuk ibu hamil selama persalinan. Pada poin ini, latihan yang paling akurat dan aman untuk diterapkan adalah pilates.

Selama kehamilan, ibu hamil harus mulai hamil antara minggu ke-12 dan ke-16 dan berlanjut hingga rata-rata melahirkan 2 atau 3 kali seminggu. Namun, kami ingin wanita hamil dengan masalah medis seperti risiko lahir prematur, perdarahan vagina, ketuban pecah dini dan hipertensi untuk mendapatkan persetujuan dari dokter mereka.

Setelah melahirkan, ibu mungkin lebih memilih latihan ringan dan sedang, sesi pilates dan yoga, dan jalan kaki panjang (30-45 menit). Namun karena ada masa menyusui, maka intensitas dan intensitas pelatihan harus rendah agar kualitas ASI tidak menurun. Mereka harus menghindari latihan yang dapat meningkatkan suhu tubuh dan melanjutkan latihan dengan berat badan mereka sendiri. Dengan cara ini, dengan pemberian ASI dan olahraga yang teratur, ibu dapat diperbarui dan dengan mudah menurunkan berat badan yang diperolehnya selama kehamilan.

Tulisan Terbaru